Sortir Barang Bekas Yuk! Tips & Trick Decluttering dan Tempat Penyaluran Barang Bekas

2024-03-21 17:02:55

15VIEWS
1SHARES

Sortir Barang Bekas Yuk!  Tips & Trick Decluttering dan Tempat Penyaluran Barang Bekas

hypo.id – Barang yang menumpuk dan terbengkalai rupanya gak cuma bikin rumah menjadi berantakan dan gak sehat, tapi juga dapat memicu stress. Alangkah baiknya jika kita menyortir dan merapikan barang-barang secara rutin. Kegiatan ini disebut decluttering

 

Decluttering adalah proses mengurangi, mengorganisasi, dan membersihkan barang-barang yang sudah tidak diperlukan dan tidak digunakan lagi. Bukan hanya tentang membuang barang tak terpakai, decluttering juga memberi ruang untuk menata ulang dan menyortir barang-barang yang masih berguna. 

 

Selain bikin rumah jadi lebih rapi, decluttering juga memberikan manfaat baik untuk mental kita. Dikutip dari website Psychology Today, decluttering bisa membantu mempertajam fokus, meningkatkan mood baik, dan meredakan stress

 

Buat yang bingung mau mulai decluttering dari mana, HYPO punya sedikit tips nih buat kamu. 

 

  1. Buat Daftar dan Mengambil Foto

 

Sebelum menyortir barang, buatlah daftar area yang ingin kamu rapikan terlebih dahulu. Kamu bisa memulainya dari area yang tidak terlalu besar, misalnya lemari pakaian atau rak buku. Dengan memulai dari area terkecil kamu bisa lebih fokus untuk merapikan area tersebut dalam satu waktu. Sebaiknya kamu juga mengambil foto area tersebut sebelum memulai, agar dapat melihat perbedaan sebelum dan sesudah proses decluttering dilakukan.

 

  1. Sediakan Area Khusus

 

 

Pastikan kamu juga sudah menyiapkan ruang atau tempat khusus untuk menaruh barang-barang yang sudah tak terpakai lagi. Jangan sampai barang-barang itu hanya berpindah tempat dan tetap menumpuk di sudut lain. Jika belum bisa langsung menyalurkannya, kamu bisa membuat storage khusus untuk barang bekas yang sudah disortir. 

 

  1. Atur Waktu untuk Decluttering

 

Tentukan estimasi waktu, jika dirasa membutuhkan waktu lebih, kamu bisa melakukan decluttering di waktu senggang, misalnya di akhir pekan. Dengan meluangkan waktu tertentu untuk melakukan decluttering, kamu akan jadi lebih fokus dan tidak terburu-buru. Kamu juga bisa mulai menjadwalkan waktu untuk melakukan decluttering secara rutin. 

 

  1. Buat Suasana yang Menyenangkan

 

 

Selama melakukan decluttering buatlah suasana yang nyaman dan menyenangkan, misalnya sambil mendengarkan lagu favoritmu, atau meminta bantuan orang di sekitarmu. Jangan lupa untuk menanamkan mindset positif sebelum memulai proses decluttering ini. 

 

  1. Sortir Barang dalam Kategori Tertentu

 

Ada beberapa metode yang bisa diterapkan dalam proses menyortir barang, misalnya KonMari method. Metode KonMari berfokus pada barang-barang yang memiliki nilai sentimental untukmu dan menyisihkan barang-barang yang udah nggak memberikan kegembiraan lagi. Metode lain yang bisa digunakan adalah 90/90 Rules, yaitu memisahkan barang yang sudah tak digunakan selama 90 hari terakhir dan menyimpan barang yang masih dapat digunakan dalam 90 hari ke depan. Metode ini dapat membuatmu lebih mudah menyortir barang yang masih berguna dan sudah tidak digunakan lagi.

 

  1. Menata Kembali Barang yang Disimpan

 

Tata kembali barang-barang yang masih dapat digunakan dengan meletakkannya ke dalam sebuah wadah atau rak. Sesuaikan ukuran wadah dan pastikan wadah tersebut dalam keadaan bersih. Simpanlah barang-barang yang masih digunakan di tempat yang mudah ditemukan. Kamu juga bisa menyisihkan barang yang masih ragu untuk dibuang ke dalam sebuah kotak dan menyimpannya terpisah dari barang lain. Jika suatu saat kamu melakukan decluttering lagi, kamu bisa memulainya dari barang-barang dalam kotak tersebut. 

 

  1. Daur Ulang atau Donasikan

 

 

Tak semua barang bekas hasil decluttering harus kamu buang, ya. Kamu bisa mendonasikan barang-barang bekas layak pakai agar bisa tetap berguna untuk orang lain. Beberapa tempat donasi barang bekas di antaranya: @donasibarang, @sedekahbarangberkualitas, @donasi_bukukita, dan @jakartabookhive. Kamu bisa memilih tempat donasi yang sesuai dengan jenis barang yang kamu miliki.

 

Sementara untuk barang-barang bekas seperti plastik bekas minuman, kardus, kertas, kaca, hingga logam, dapat dikirimkan ke tempat pengelolaan sampah daur ulang. Di Indonesia sendiri, kini telah banyak perusahaan penyedia jasa pengelolaan sampah daur ulang yang bisa kamu pilih, di antaranya: Waste4Change, Rekosistem, Bank Sampah Bersinar, Mall Sampah, dan masih banyak lagi. Kamu bisa memilih mana platform penyedia jasa daur ulang yang lokasinya paling dekat & paling terpercaya. Pastikan, sampah dalam keadaan bersih dan sudah disortir berdasarkan jenisnya, ya!


 

Selain berdampak positif untuk diri sendiri, rupanya decluttering juga bisa menjadi momen yang tepat untuk berbagi pada mereka yang membutuhkan dan menyayangi lingkungan sekitar. Yuk, mulai kebiasaan baik dengan menyortir barang-barangmu dan menyalurkan barang bekas ke tempat yang tepat!